Berbeda menggunakan bangunan-bangunan rumah klasik yang “lebih bergaya” dan menonjolkan banyak dekorasi, bangunan griya minimalis umumnya didesign kian simple, tanpa menonjolkan padat ornamen / aksesoris.

Itulah sebabnya bangunan-bangunan rumah minimalis mempunyai restan dalam memforsir ruangan mengacu pada lebih sehat.

Namun kelebihan bangunan bait minimalis untuk efektivitas kamar, seringkali juga dibarengi pada beberapa kekuarangan.



Dan satu diantara kelemahan pondok rumah sedikit adalah biasanya terkesan taksiran kaku.

Semoga bangunan graha minimalis siap terlihat semakin hidup dan lebih afiat, sebenarnya terdapat beberapa tips jitu yang dapat dikerjakan agar ruangan rumah sedikit tidak terlihat kaku lagi.

Dan lalu adalah kaum di antaranya:

Memakai warna zakiah

Bila kau menyukai sifat terang ataupun muda serta ingin menerapkannya pada warna utama interior anda, cobalah pilih ahad atau 2 warna tegas saja.

Gabungkan warna mereka dengan corak yang lebih gelap / solid serupa latar belakangnya. Meski hadir Rumah Minimalis lebih cerah, warna-warna terbuka atau muda juga memberi kesan “playful” atau labil.

Dan rona yang kian gelap mengindikasikan sisi kuat atau “confidence”. Untuk sepatutnya jangan didominasi dengan sifat terang. Termasuk juga dalam perabot furniture yang digunakan.

Kombinasi rona netral

Jika agak bingung dalam menetakkan warna ruangan, dapat dipilih warna yang netral. Sepertinya warna putih atau abu-abu bujang pada lantai.

Warna bebas yang stylish ini dan kemudian dapat digabungkan dengan furniture yang bercorak mencolok

Memakai material yang licin

Anda dapat memanfaatkan material-material gedung yang reka dan gampang di lap untuk melepaskan kesan “bersinar” pada interior rumah minimalis anda.

Penerapan jendela-jendela yang lebar, genting tembus pandang ( skylight ) ataupun dinding-dinding kaca juga akan amat membantu memadamkan kekakuan ruangan.

Memilih corak aksesoris serta furniture yang sesuai

Bagi menghilangkan nostalgia kaku pada ruangan, sanggup dilakukan menggunakan memilih dan menggunakan aksesoris atau furniture dengan sifat yang kian cerah. Misalkan dengan warna kuning, kecil, krem / bahkan berma.

Penempatan tanaman hijau pada pot di sudut ruangan (

indoor plant ) juga mau membantu ruangan akan tampil lebih afiat.

Atur taraf dan rasio ruangan pada baik

Sepatutnya pilih dan gunakan ukuran furniture yang sesuai secara dimiensi ruangan. Tidak terlalu kecil, namun demikian juga tidak terlalu raksasa. Kombinasikan keduanya.

Furniture-furniture yang kecil dalam ruangan yang raksasa justru dengan menambah signifikansi kekakuan.

Manfaatkan bahan bertekstur dan bercorak

Bahan-bahan yang bertekstur / bermotif akan dapat menyabot kesan keras dalam ruangan.

Namun sepatutnya jangan terlalu dominan. Gunakan sebagai lagu kalimat saja.

Manfaatkan material kayu

Kayu mampu memberikan irama yang memikat pada ruangan minimalis engkau.

Pemanfaatan gawang akan menganjurkan kesan natural dan afiat.

Anda dapat mengaplikasikannya pada dinding / lantai. Mampu juga untuk furniture-furniture alias artwork.

Bila menyukai warna putih

Bila dikau termasuk pemuja berat putih, agar ruangan rumah tdk terkesan terlalu “dingin”, formal dan kaku, anda sanggup mengakalinya, moral dengan menyelenggarakan sebuah sketsa besar secara sapuan rona kre, coklat atau asfar, sehingga ruangan menjadi semakin hangat.

Sediakan karakter khusus

Cobalah bagi memberi watak tertentu untuk sebuah ruangan. Sebagai contoh, penempatan lampu gantung yang unik dapat memberikan satu “design statement “ ataupun karakter tertentu dalam satu buah ruangan.